Proses Komunikasi Bisnis
komunikasi Bisnis adalah setiap komunikasi yang
digunakan untuk membangun partnerships, sumber daya intelektual, untuk
mempromosikan satu gagasan; suatu produk; servis; atau suatu organisasi, dengan
sasaran untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan.
A. KOMUNIKASI BISNIS
1)
Penyampaian
pesan bisnis yang disampaikan secara lisan, meliputi penyampaian pesan bisnis
melalui:
·
Telepon
·
Interkom
·
Rapat
(meeting)
·
Pengarahan
atau briefing
2)
Pesan
pesan bisnis secara tertulis, meliputi ;
-
Laporan
kerja
-
Memo
-
Surat
tugas kerja
-
Surat
perjanjian kerja
-
Surat
pemesanan barang
-
Surat
pengaduan (complain letters)
-
Surat
edaran umum
-
Surat
pengumuman
-
Surat
kontrak kerja sama
-
Surat
tanggapan
-
Surat
penolakan kerja
-
Proposal
ekspanasi usaha
B. PROSES KOMUNIKASI
1.
Proses komunikasi
Menurut Bovee da Thil dalam buku
busniess communication today, be proses komunikasi terdiri dari enem tahap,
yaitu:
a)
Pengirim
Mempunyai Suatu Ide/Gagasan
b)
Pengirim
Mengubah ide menjadi suatu pesan
c)
Pengirim
menyampaikan pesan
d)
Penerima
menerima pesan
e)
Penerima
menafsirkan pesan
f)
Penerima
memberi tanggapan dan umpan balik ke pengirim
2.
Unsur unsur dalam proses komunikasi
·
Sender
: Komunikasi yang menyampaikan
pesan kepada seseorang atau sejumlah orang
·
Encoding : penyandian, yakni proses pengalihan
pikiran ke dalam bentuk lambang
·
Message : pesan yang merupakan seperangkat
lambang bermakna yang disampaikan oleh komunikator
·
Media : saluran komunikasi tempat berlalunya
pesan dari komunikator ke pada komunikan
·
Decoding :pegawasandian, yaitu proses dimana
komunikan menempatkan makna pada lambang yang disampaikan oleh kounikator kepadanya
·
Receiver : komunikan yang menerima pesan dari
komunikator
·
Response : tanggapan, seperangkat reaksi pada
komunikan setelah diterima pesan
·
Feedback : umpan balik, yakni tanggapan komunikan
apabila tersampaikan atau disampaiakan kepada komunikator
·
Noise : ganguan tak terrencana yang terjadi
dalam proses komunikasi sebagai akibat diterimanya pesan lain oleh
komunikan yang berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh komunikator kepadanya
Suatu pesan atau informasi yang
disampaikan hendaknya memenuhi 7 syarat atau dikenal juga dengan 7 C, yaitu:
1)
Completensess
(lengkap)
2)
Concisensess
(singkat)
3)
Consideration
(pertimbangan)
4)
Concretensess
(konkrit)
5)
Clarity
(kejelasan)
6)
Courtessy
(kesopanan)
7)
Correctenss
(ketelitian)
3.
Munculnya
kessalahpahaman komunikasi
a)
Masalah
dalam mengembangkan pesan.
b)
Masalah
dalam menyampaikan pesan.
c)
Masalah
dala menerima pesan.
d)
Masalah
dalam menafsirkan pesan.
4.
Pesan-
pesan good news dan goodwill
Kualifikasi bentuk goodnews dalam
komunikasi bisnis:
5.
Penulisan
bad news
Ada dua hal yang
harusdiperhatikan oleh perusahaan, berkaitan dengan pesan yang tak menyenangkan
ini:
a)
Menciptakan
Audience – Centerred Tone
Menyangkut nada atau intinasi
dalam menyampaikan bad news mampu memberikan konstribusi yang cukup penting
bagi efektivitas penyampaian pesan – pesanbisnis yang didukung dengan tiga
tujuan yang khusus, yaitu:
1)
Membantu
Audiens mengerti akan bad news yangmerupakan suatu keputusan yang tegas
2)
Membantu
Audiens mengerti keputusan yang diambil adalah adil.
3)
Membantu
Audiens agar tetap memberikan goodwill bagi perusahaan
b)
Memilih Pendekatan Organisasional
·
Pembuka, yang menempatkan audiens pada
situasi yang netral serta pertanyaan yang tanpa beban bagi audiens.
·
Alasan, dengan mengemukakan alasan
mengapaa suatu keputusan harus diambil, sebelum menyampaiakn yang sebenarnya,
penyampaian alasan efektif akan sangat membantu audiens menyadari bahwa
keputusan yang diambil adalah fair atau logis.
·
Bad News, merupakan hal yang mungkin “
menyakitkan” bagi audiens yang mendengarnya, namun demikian bagian ini
merupakan bagian utama yang merupakan keputusan yang diambil dari suatu
kondisi.
·
Penutup, setelah pesan yang kurang
menyenangkan disampaikan, maka tahap selanjutnya adalah memberikan kata – kata
penutup yang bersifat positif, hangat, bersahabat, dan lebih menyenagkan. Dapat
juga diusulkan suatu cara pemecahan dari masalah yang dihadapi oleh audiens.
Suatu pesan yang disusun dengan
baik akan membantu bagi audiens terutama dalam hal – hal berikut ini:
1.
Memahami
pesan yang disampaikan
2.
Membantu
audiens menerima pesan
3.
Menghemat
waktu audiens
4.
Mempermudah
pekerjaan komunikator.

